RTIK Sidoarjo Ditunjuk Untuk Melatih Keterampilan Photoshop di BPSDMP Kominfo Surabaya

Melalui sebuah informasi pada jejaring perpesanan dari Pak Novianto, selaku ketua RTIK wilayah Jawa Timur, bahwa kawan-kawan RTIK Sidoarjo diminta untuk mengisi pelatihan dengan fokus keterampilan pengeditan foto dengan Photoshop pada hari Selasa, 26/06/2018, untuk pegawai balai BPSDMP.

Salah satu anggota RTIK Sidoarjo, Mas Arda menyanggupinya, dia juga memiliki buku panduan yang bisa dibunakan untuk menguasai teknik mengedit foto dengan Photoshop.

Pada hari yang telah ditentukan, saya berangkat agak terlambat. Sesampainya di BPSDMP, saya langsung menuju Rumah Inovatif, tempat acara diselenggarakan. Sesampainya di sana, saya langsung disambut dengan ramah oleh bapak Bagus selaku kepala BPSDMP KEMKOMINFO. Beruntung acara belum dimulai.

Tepat pada 09:30 WIB, acara dimulai dan dibuka langsung oleh Pak Bagus. Beliau mengucapkan terima kasih kepada perwakilan RTIK Sidoarjo yang sudah berkenan menghadiri acara tersebut, khususnya kepada pemateri, Mas Arda, dan segenap pegawai BPPKI yang hadir.

Tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan sambutannya, karena Pak Bagus harus segera meninggalkan ruangan untuk urusan yang lain, setelah mengakhiri pembukaanya, beliau langsung mempersilahkan Mas Arda untuk memulainya.

Acara sepenuhnya dalam kendali Mas Arda. Dia membuka dengan mengucapkan salam dan dilanjutkan dengan memperkenalkan diri melalui slide presentasi.

Mengawali pelatihan Photoshop, mas Ardhi menjelaskan terlebih dahulu kegunaan dari aplikasi pengolah foto dari Adobe tersebut.

“Photoshop merupakan perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto. Perbedaan mendasar bila dibandingkan dengan CorelDraw, Photoshop hanya dapat memanipulasi gambar yang sudah ada, sedangkan CorelDraw bisa membuat desain grafis dari proses awal pembuatan dan berbasis vektor.” Ujarnya.

Mas Arda juga sesekali mengajukan pertanyaan bila ada materi yang belum dimengerti oleh audiens. Setelah dirasa semua memahami materi, dia melanjutkan dengan pengenalan alat yang digunakan untuk mengolah gambar.

Mulai dari alat penyeleksi, alat pemotong dan slice, alat navigasi, anotasi, dan pengukur hingga tips dan trik dalam mengoperasikannya, misalnya penggunaan pintasan tombol ctrl z, ctrl d, alt backspace dan lain sebagainya.

Peserta yang terdiri dari petugas balai sangat antusias mendengarkan sembari mencoba sendiri alat-alat yang ada di Photoshop. Penjelasan tanpa peraktik itu ibarat makan nasi tanpa lauk pauk, setelah merasa penjelasannya mencukupi barulah Mas Arda masuk pada proses praktikum.

Proses praktik pertama-tama dibantu secara langsung oleh mas Arda, sekaligus menerapkan penggunaan masing-masing alat pada Photoshop yang sudah dijelaskannya tadi. Setelah itu dilanjutkan praktik secara mandiri.

Adapun tugas peraktik mandiri adalah membuat banner dengan ukuran 1000 px kali 234 px sekereatif dan sesuai dengan imajinasi peserta pelatihan.

Mengingat pegawai juga memiliki pekerjaan yang juga harus diselesaikan, acara harus segera diakhiri. Tepat pukul 11:40 WIB, acarapun selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.